Rabu, 12 Desember 2007

Sekilas UIN Sunan Kalijaga

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga adalah salah satu perguruan tinggi negeri yang terletak di Yogyakarta. Tepatnya di Jl. Marsda Adisucipto - Yogyakarta 55281. Perjalanan panjang UIN Sunan Kalijaga telah dilewati pada masa-masa sebelumnya. Universitas Islam Negeri yang sebelumnya bernama PTAIN yang bermula dari Penegerian Fakultas Agama Universitas Islam Negeri (UII) sesuai Peraturan Presiden Nomor 34 Tahun 1950 Tanggal 14 Agustus 1950 dan peresmian PTAIN pada tanggal 26 September 1951. Pada saat itu, PTAIN di bawah kepemimpinan KH. R. Moh. Adnan (1951-1959) dan Dr. H. Mukhtar Yahya (1959-1960). Adapun kampus PTAIN pada periode ini terletak di Jl. Simajuntak (sekarang menjadi gedung MAN 1 Yogyakarta).

Menginjak tahun 1960, PTAIN dirubah secara resmi menjadi IAIN pada tanggal 24 Agustus 1960 mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 1960 Tanggal 9 Mei 1960. IAIN Yogyakarta yang selanjutnya diberi nama IAIN Sunan Kalijaga berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 26 Tahun 1965 Tanggal 1 Juli 1965. IAIN Sunan Kalijaga saat itu berada di bawah kepemimpinan Prof. RHA Soenarjo, SH (1960-1972). Selanjutnya IAIN Sunan Kalijaga dipimpin secara berturut-turut oleh Kolonel Drs. H. Bakri Syahid (1972-1976), Prof. H. Zaini Dahlan, MA (selama 2 masa jabatan: 1976-1980 dan 1980-1983), Prof. Dr. HA Mu''in Umar (1983-1992) dan Prof. Dr. Simuh (1992-1996). Pada periode IAIN Sunan Kalijaga, jumlah Fakultas di dalamnya terdapat 5 (lima) Fakultas, yakni Fakultas Adab; Fakultas Dakwah; Fakultas Syari''ah; Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Ushuluddin. Adapun Program Pascasarjana IAIN Sunan Kalijaga dibuka pada tahun akademik 1983/1984.

Sesuai Keputusan Presiden Nomor 50 Tahun 2004 Tanggal 21 Juni 2004 tentang perubahan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga. Deklarasi UIN Sunan Kalijaga dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2004 di bawah kepemimpinan Prof. Dr. HM. Amin Abdullah (2001-2005). Dengan adanya transformasi ini, jumlah Fakultas pun bertambah menjadi 7 Fakultas yaitu yakni Fakultas Adab; Fakultas Dakwah; Fakultas Syari''ah; Fakultas Tarbiyah; Fakultas Ushuluddin; Fakultas Soshum dan Fakultas Sains-Tek.

Perubahan Institut menjadi universitas dilakukan untuk mencanangkan sebuah paradigma baru dalam melihat dan melakukan studi terhadap ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu umum, yaitu paradigma Integrasi interkoneksi. Paradigma ini mensyaratkan adanya upaya untuk mendialogkan secara terbuka dan intensif antara hadlarah an-nas, hadlarah al-ilm, dan hadlarah al-falsafah. Dengan paradigma ini, UIN Sunan Kalijaga semakin menegaskan kepeduliannya terhadap perkembangan masyarakat muslim khususnya dan masyarakat umum pada umumnya. Pemaduan dan pengaitan kedua bidang studi yang sebelumnya dipandang secara dimatral berbeda memungkinkan lahirnya pemahaman Islam yang ramah, demokratis dan menjadi rahmatan lil ''alamin.


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar