Rabu, 12 Desember 2007

Sejarah CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga

Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs yang selanjutnya disingkat CSSMoRA merupakan sebuah komunitas yang mewadahi mahasiswa-santri yang tergabung dalam Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Program beasiswa ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI dalam rangka mengembangkan pondok pesantren dan pendidikan Islam. Adapun CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta -dahulu bernama ''JEAL'' (Jogjanese Endorses of al-Qur''an Literates)- merupakan sebuah komunitas mahasiswa-santri penerima beasiswa Program Beasiswa Santri Berprestasi Kementerian Agama RI yang menuntut ilmu di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Program ini di UIN Sunan Kalijaga hanya terdapat di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSPI) - sebelumnya Fakultas Ushuluddin, Studi Agama dan Pemikiran Islam (FUSAP) - prodi atau jurusan Tafsir-Hadis yang bermula pada tahun 2007.

CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga (PTN) ini merupakan struktur organisasi terendah dalam hierarki organisasi CSSMoRA Nasional, di bawah struktur CSSMoRA Regional Tengah. CSSMoRA Nasional sendiri yang pasca Festival Nasional Santri Nusantara di PP. Bahrul Ulum, Jombang pada 2 Desember 2012 diputuskan untuk berpusat di Regional Tengah, tepatnya di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Dengan terpilihnya Sdr. Imam Sahal Ramdhani (yang merupakan Mahasiswa jurusan Tafsir Hadis Angkatan ke IV) sebagai Ketua Umum CSSMoRA Nasional pada Pemilihan Ketua CSSMoRA dalam rangkaian Festival Nasional Santri Nusantara.


Organisasi ini didirikan di Grand Hotel, Lembang, Bandung pada tanggal 12 Desember 2007. Namun, pada saat itu masih bernama CSS (Community of Santri Scholars) yang kemudian disempurnakan menjadi CSSMoRA (Community of Santri Scholars of Ministry of Religion Affairs) pada Musyawarah Nasional (Munas) I di Prambanan. Dan pada Munas III yang dilaksanakan di Bandung, April 2011, huruf R dalam kata CSSMoRA yang mulanya merupakan singkatan dari Religion diubah menjadi Religious dan diberlakukan sampai sekarang. CSSMoRA (Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs) adalah organisasi yang tidak berorientasikan pada perpolitikan, tetapi pada keilmuan, pengembangan dan pemberdayaan pesantren serta pengabdian masyarakat. Sehingga, menjadikan organisasi ini bersifat otonom dan bebas dari politik praktis.

Keberadaan CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga dilatarbelakangi oleh kebutuhan mahasiswa akan adanya suatu wadah yang menjadi tempat bagi mereka untuk menyalurkan bakat dan minat juga memperkaya wawasan dan pengalaman di dalamnya. Namun, pasca Munas I CSSMoRA Nasional di Prambanan, Jawa Tengah (13-15 Juli 2008) dan sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan dan disahkan pada Munas I tersebut, ''JEAL'' (Jogjanese Endorses of al-Qur''an Literates) beralih nama menjadi CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga.

Pada masa awal berdirinya, CSSMoRA amat diharapkan dapat mewadahi aspirasi, minat serta bakat anggotanya. Atas dasar itulah maka pada tahun pertama berdirinya CSSMoRA Sunan Kalijaga yang membentuk enam divisi khusus untuk mewadahi itu semua yakni Divisi Pengembangan Minat dan Bakat (PEMIKAT); Divisi Pengembangan Intelektual; Divisi Pengembangan Bahasa; Divisi Komunikasi dan Informasi (KOMINFO); Divisi Olahraga dan Kesehatan; dan Divisi Tarjamah. Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu dan pergantian struktur kepengurusan, tepatnya pada periode kedua CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga 2009/2010, divisi-divisi yang bernaung dibawah CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mulai berubah sesuai keperluan dan kebutuhan, yakni Departemen Human Resource Development (HRD); Departemen Public Relation (PR); Departemen Journal dan Bulletin; dan Departemen Pengembangan Bahasa dan Tarjamah.

Dengan berbagai pertimbangan, departemen-departemen tersebut pada periode kepengurusan 2010/2011 dirombak total menjadi tiga departemen, yaitu Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM); Departemen Komunikasi dan Informasi (KOMINFO); dan Departeman Pengabdian Pondok Pesantren dan Masyarakat (P3M). Adapun dengan dihapuskannya Departemen Journal dan Bulletin, maka yang mengurus segala perihal terkait kejurnalistikan CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga dinaungi oleh Badan Semi Otonom (BSO) SARUNG.

SARUNG adalah lembaga jurnalistik CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga. Pada awalnya, SARUNG berada di bawah tanggungjawab salah satu Departemen dalam struktur organisasi CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga periode 2009/2010, tepatnya Departemen Journal dan Bulletin. Pada tanggal 10 April 2010, SARUNG sebagai sebuah lembaga semi-otonom dilantik dalam rangkaian acara rihlah ''alamiyyah di Tawang Mangu. Semenjak saat itu, SARUNG menjalani warnanya yang baru dengan semangat dan keanggotaan yang baru. Anggota-anggota tersebut adalah hasil dari seleksi dan pelatihan Jurnalistik Dasar. Akan tetapi, secara struktural dalam bagan CSSMoRA, SARUNG belum mendapatkan pengakuan yang legal. Dan baru pada tanggal 9 April 2011 di Bandung, dalam rangkaian Munas III CSSMoRA Nasional periode 2011/2013, keberadaan Badan Semi Otonom (BSO) diakui dalam AD/ART CSSMoRA Bagian VI Pasal 42.

Pada periode kepengurusan 2011/2012 di bawah komando Sdr. M. Atabik Faza, secara keseluruhan departemen-departemen yang telah ada pada kepengurusan sebelumnya masih dipertahankan. Namun, pada periode ini, terdapat penambahan Departemen yang dinaungi oleh CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga yakni Departemen Penelitian dan Pengembangan (LITBANG). Sehingga pada periode kepengurusan 2011/2012 ini, terdapat 4 departemen dan Badan Semi Otonom SARUNG yang dibawahi oleh CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga. Meski begitu, perubahan-perubahan itu tidak menghapuskan visi-misi CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sehingga yang terikat dalam tiap anggota bukan hanya hubungan secara struktural tetapi lebih kepada hubungan emosional antar individu maupun organisasi. Maka tidak dapat dipungkiri lagi bahwa dari hubungan inilah awal mula tumbuhnya organisasi ini, terutama CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga yang sebelumnya bernama ''JEAL''.

Bergulir pada periode kepengurusan 2012/2013 yang dipimpin oleh Sdr. Pangeran Sri Naga Puspa. Pada periode ini, departemen-departemen yang dinaungi oleh CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga secara kuantitatif masih sama dengan periode sebelumnya. Namun,perkembangan dilihat dari kualitatif ada peningkatan yang signifikan, yakni ditunjukkan oleh Departemen Penelitian dan Pengembangan (LITBANG) dengan menerbitkan buku "Yang Membela dan Yang Menggugat" edisi revisi yang terdaftar ISBN (International Standard Book Number). Departemen LITBANG yang masih berusia cukup muda karena dalam struktur CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga masih berjalan 1 periode kala itu. Dan sebuah kebanggaan tersendiri bagi CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga terutama Departemen LITBANG yang telah mampu membuat penerbitan secara mandiri bernama CSS SuKa Press yang beralamat di Pon. Pes. Pangeran Diponegoro, Sembego, Maguwoharjo RT 01/RW 38, Kec. Depok, Kab. Sleman, DIY, 55282.

Pada periode kepengurusan ini juga, ada penambahan satu Badan Semi Otonom LP2A (Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Alumni). Adapun yang melatarbelakangi dibentuknya BSO tersebut adalah banyaknya mahasiswa PBSB yang telah menyelesaikan studi di PTN masing-masing. Sehingga, diperlukan adanya wadah untuk saling berkoordinasi dengan anggota pasif CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga tersebut. Secara keseluruhan, periode ini membawahi 4 Departemen dan 2 Badan Semi Otonom, yakni SARUNG dan LP2A.

Dengan telah selesainya masa bakti kepengurusan yang dipimpin oleh Sdr. Pangeran S. Naga P., maka pada periode 2013/2014 kali ini ada hal baru dan tentunya menjadi suatu warna baru dalam sejarah kepengurusan CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga dari masa ke masa. Kini di usia CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga yang mendekati 5 tahun pada Juli 2013, kita memiliki warna dan bingkai baru. Pada periode 2013/2014 ini, estafet kepengurusan CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga dipimpin oleh Sdr.I Lailia Muyasaroh. Dengan berbagai pertimbangan, departemen-departemen dan Badan Semi Otonom yang telah ada pada kepengurusan sebelumnya masih dipertahankan. Kepengurusan di bawah komando Sdr.I Lailia Muyasaroh memang baru bergulir 2 bulan. Belum banyak program kerja yang dicanangkan terealisasikan dalam waktu yang begitu singkat.

Menarik untuk kita tunggu kiprah CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga di bawah komando Sdr.I Lailia Muyasaroh dalam mengarungi dinamika intelektual, pengembangan profesionalisme dan pengembangan keterampilan mahasiswa PBSB berkembang dengan optimal dalam bingkai kepesantrenan, ke-Islam-an dan ke-Indonesia-an beberapa bulan ke depan. Sumbangsih CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga untuk pesantren dan masyarakat harus lebih digemakan. Kesolidan dan kekompakan pengurus serta anggota harus dirapatkan. Sehingga CSSMoRA yang mengabdi untuk negeri pun bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Salam CSSMoRA, Loyalitas Tanpa Batas.

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar