Jumat, 13 Mei 2016

Rihlah Alamiyah CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga

Para peserta melakukan senam bersama
 
Ketua Panitia : M. Luqman Daim Fathoni
Pelaksanaan : Senin – Selasa ( 23 – 24 Desember 2015 )
Tempat : Desa Wisata Sejarah Kelor
Peserta : Anggota CSSMoRA dari angkatan 2012- 2015

Gambaran Kegiatan
Cemunguud kaka...!
Sore hari sekitar pukul 16.00 para peserta rihlah sudah mulai berkumpul dan berangkat dari pondoknya masing-masing dengan bus menuju kampus UIN Sunan Kalijaga. Sesampainya di kampus UIN Sunan Kalijaga, para peserta rihlah dibagi menjadi empat bus. Pembagian bus dilakukan berdasarkan angkatan.Ba’da magrib semua peserta sampai di Desa Wisata Sejarah Kelor dan panitia langsung menentukan homestay yang akan ditempati oleh peserta, diantaranya homestay untuk putra dan homestay untuk putri.
Setelah istirahat sejenak dan melaksanakan shalat magrib dan isya, para peserta berkumpul kembali di pendopo utama untuk melanjutkan rangkaian acara rihlah ini. Acara dilanjutkan dengan makan malam dan beberapa game dari panitia. Sekitar pukul 21.00, acara dibuka oleh sambutan-sambutan, diantaranya dari Ketua CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga Periode 2015-2016, Ketua Panitia dan Bapak Pegelola Desa Wisata Sejarah Kelor. Beliau menceritakan asal usul desa sejarah ini. Setelah acara pembukaan, Rangkaian acara rihlah dilanjutkan dengan Api Unggun.
Keesokan paginya kegiatan dimulai dengan senam bersama dan dilanjutkan dengan sarapan pagi. Setelah itu para peserta dibagi menjadi sepuluh kelompok. Kelompok ini akan menjadi kelompok saat melaksanakan beberapa game dan kelompok saat tracking sungai.
Jangan puter-puter hayati bang, hayati lelah !
Hal terpenting yang pertama kali dilakukan adalah pemanasan dipandu oleh bapak-bapak pengelola desa setempat. Setelah peserta diminta untuk menunjuk ketua kelompoknya dan sekaligus menetukan nama kelompok beserta membuat yel-yel kreatif. Penampilan yel-yel berlangsung sangat seru, lucu dan gokil abis pokoknya. Beberapa saat setelah itu permainan dilanjutkan lagi dengan game kolam titian, pindah air, bola laba-laba dan satu lagi game kaki tiga.
Menjelang siang panitia mulai mempersiapkan posko tracking sungai. Para peserta pun mulai berjalan berurutan menuju area tracking sungai. Tracking sungai dibagi menjadi tiga posko dan masing-masing posko mempunyai rintangan yang cukup lumayan gokil untuk dilewati. Panitia juga menambahkan beberapa permainan di setiap posko yang tujuannya untuk menambah keakraban para peserta dan agar mereka saling mengenal satu sama lain.
Sekitar pukul 12.00 semua peserta pun sudah berhasil melewati seluruh rintangan dan sudah kembali ke posko awal. Acara dilanjutkan dengan bersih-bersih, istirahat dan sholat. Ba’da dzuhur semua peserta kembali ke pendopo untuk makan siang bersama. Sambil menunggu kedatangan bus, para peserta saling bercengkrama dan bernyanyi bersama. Menjelang ashar siap-siap pulang ke pondok masing-masing.
Faktor pendukung terealisasinya kegiatan ini adalah antusias anggota terhadap kegiatan ini yang dirasa dapat menjadi sarana hiburan dan juga sebagai sarana untuk mengakrabkan hubungan antar seluruh angkatan. Perancangan acara yang sedemikian rupa juga menambah ketertarikan anggota untuk turut serta menyukseskan kegiatan ini.
Saran untuk perbaikan acara ini kedepannya adalah
  1. Koordinasi dan komunikasi juga kerjasama antar-panitia yang lebih ditingkatkan lagi agar tidak terjadi miss komunikasi.
  2. Mematangkan kembali perencanaan acara sebelum melaksanakan acara
  3. Setiap panitia harus mengerti job description masing-masing sesuai dengan arahan ketua panitia.
  4. Tepat waktu dan tidak menunda-nunda memulai agenda yang telah direncanakan

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar