Kamis, 04 Agustus 2016

Annas Rolli Muchlisin, Mahasantri yang Menjadi Pembicara International Conference of Pesantren 2016

           Annas Rolli Muchlisin, Mahasantri yang Menjadi Pembicara International Conference of Pesantren 2016



Annas Rolli Muchlisin, adalah mahasantri Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga yang mendapatkan beasiswa Program Santri Berprestasi (PBSB) dari Kementerian Agama Republik Indonesia sejak tahun 2014.

            Ia merupakan salah satu mahasantri yang cukup banyak menorehkan prestasi, terkhusus dalam karya ilmiah. Berawal dari dorongan dan motivasi salah seorang dosen yang memaksa ia harus menulis. “Awalnya saya dipaksa menulis, tapi setelah itu saya pun menjadi ingin terus menulis”, terang Annas pada saat ia di tanya tentang motivasinya menulis.
Semenjak itu, pengagum Azyumardi Azra itu pun gencar menulis, dan hasilnya ia mendapat kesempatan menjadi pembicara di beberapa tempat. Sebelumnya, pada tahun 2014, ia menyabet juara I lomba debat Bahasa Inggris yang diadakan oleh SPBA UIN SUKA,kemudian pada tahun 2015 mendapatkan juara I lomba debat Bahasa Inggris MQK se-Jogjakarta. Ia juga menjadi pembicara seminar dan call paper dengan tema “Trend Kajian Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Indonesia” pada 28 April 2016 di Institut Agama Islam Negeri Purwokerto, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora. Pada saat itu, ia mempresentasikan tentang Penafsiran Kontekstual : Studi atas Konsep Hierarki Nilai Abdullah Saeed. Annas juga meraih juara I dalam lomba karya ilmiah al-Qur’an se-Nusantara bersama Khairun Nisa yang diadakan oleh UPTQ UIN Sunan Ampel pada tahun yang sama.
Pada 29-30 Juli 2016, Annas berkesempatan menjadi pembicara dalam acara “First International Conference of Pesantren (Islamic Boarding School) Management and Development Towards Globalization”yang bertempat di gedung rektorat lantai 5 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.Pada kesempatan itu, Annas mempresentasikan tentang A Dilema of Pesantren. Between Tradition and Modernity (Case Study of PP. Al-Munawwir) (baca makalah selengkapnya disini).Dalam konferensi tersebut, dihadiri oleh beberapa tokoh Muslim, seperti Dr. KH. Hasyim Muzadi, Prof. Dr. H. Imam Suprayogo, Prof. Dr. Muhammad Chirizin dan beberapa tokoh Muslim dari luar negeri, seperti Singapura, Malaysia dan Libya. Dan menariknya,Ini merupakan kali pertama bagi Annas menjadi  pembicara pada konferensi internasional yang di adakan di UIN Malang tersebut.
Tidak hanya berhenti di situ, pada 26-27 Oktober 2016 mendatang, ia akan menjadi pembicara pada acara International Conference on Middle East and South East Asia (ICoMS) dengan judul Towards A Fresh Understanding of Jihad Verses: Chronology of Relevation and Semantics-Based Study di Universitas Sebelas Maret.
“Pengen ke luar negeri”. Itulah kata yang terucap dari lisan anak muda tersebut. Perjuangannya sejalan dengan pepatah “perjalanan seribu langkah dimulai dengan satu langkah”. Jadi, dimulai dari dalam negeri, kemudian berlanjut ke luar negeri. Ia juga berpesan kepada para mahasiswa lain agar terus belajar, dan yang terpenting katanya adalah “jadilah yang terbaik di passionmu”, ungkapnya yang disertai dengan senyuman khasnya.
Ditulis oleh: Anshori

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar