Sabtu, 08 Oktober 2016

Pelatihan Jurnalistik; Goresan Pena Santri, Gerakan Membangun Negeri



Kemarin (08/10) Departeman Jurnalistik bersama Kru Sarung CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga menyelenggarakan acara Pelatihan Jurnalistik. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh anggota aktif angkatan 2016 dan segenap panitia ini bertempat di pendopo Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKiS), Sorowajan. Berlangsung sejak pukul 08.00 dan berakhir pada pukul 15.30, kegiatan ini berjalan lancar.
Dengan tema “Goresan pena santri, Gerakan membangun negeri”, acara dipimpin oleh Melati Ismaila Rafi’i sebagai pembawa acara. Acara dibuka dengan pembacaan kalamullah oleh Andi Rasyidin, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars CSSMoRA, sambutan – sambutan dan masuk pada acara inti; materi kepenulisan.
Muhammad Ali Fakih, editor penerbit DIVA Press menjadi narasumber pada sesi pertama, karangan non-fiksi. Dengan berbagi pnegetahuan dan pengalamannya seputar kepenulisan, ia menjelaskan berbagai macam karangan non-fiksi; essay, opini, resensi dan tajuk rencana. “Saya masih hidup di Jogja sampai sekarang karena tulisan”, ungkapnya ketika bercerita perjalanan panjangnya menjadi anak rantau di tanah Jogja. Mulai dari rajin berdiskusi di kampus, mengirim tulisan di koran daerah maupun nasional, sampai pada jabatannya sekarang menjadi editor penerbit DIVA Press.
Dengan narasumber Ahmad Faqih Mahfudz, sesi kedua terlihat semakin panas. Para peserta  antusias ditambah pemateri yang sangat menarik, yaitu penulis sastra yang istiqomah dalam kekreativitasannya. “Kalau tulisan mandeg, tinggalkan dulu. Kerjakan yang lain. Karena tulisan nggak akan lahir tanpa ide”, jawabnya saat ditanya Najiha. Di akhir sesinya, ia berpesan “Baca apa yang kalian suka, dan sukailah apa yang kamu baca. Karena setiap diri punya potensi”, disambut senyum hangat para peserta.
Sampai akhir, acara ini berlangsung lancar dan para peserta sangat antusias. “Kami menjadi termotivasi untuk mulai banyak membaca, karena kedua narasumber mengatakan bahwa seseorang tidak akan mampu menulis jika tak memiliki wawasan dalam kepalanya. Berbagai kegelisahan kami juga terjawab oleh para narasumber dalam acara ini”, ujar Alif ketika ditanya kesan mengikuti acara pelatihan ini.
Dalam kesempatan lain Luqman Hakim, ketua CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga 2016 mengharapkan kelanjutan dari pelatihan ini. “Acara ini sudah baik, ditambah dengan pemateri yang mumpuni dalam bidangnya masing – masing. Tinggal kelanjutannya, respon peserta dengan karyanya  dan program lanjutan dari Departemen Jurnalistik  untuk ke depannya”, ujarnya.
Sejalan dengan Luqman Hakim, Imaniar Djabar selaku ketua panitia dalam sambutannya mengatakan, “Ini merupakan langkah awal, langkah selanjutnya ada di tangan masing – masing, maka MENULISLAH…” (Saya)

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar