Senin, 25 Desember 2017

Murid Syaikh Kamba Sambangi Rumah Maiyah

Bantul- Sabtu Sore lalu (23/12), sebanyak 98 murid Muhammad Nursamad Kamba atau yang lebih dikenal dengan Syaikh Kamba singgah di Rumah Maiyah Cak Nun Jogja. Pukul 16.15 WIB rombongan mahasiswa Prodi Tasawuf Psikoterapi yang merupakan santri PBSB UIN Bandung tiba di rumah Maiyah setelah bertolak dari Asrama Haji yang terletak di Jalan Ring Road Utara, Sleman.
Dengan didampingi oleh ketua rombongan dan juga Annas Rolli Muchlisin ( Ketua CSSMoRA Nasional ), mereka memasuki perpustakaan milik Eyang (Cak Nun), setelah mendapat penyambutan dan instruksi dari tuan rumah. Setelah itu bepindah ke aula untuk mendengarkan pemaparan mengenai Maiyah Jogja.
Usai menyambangi perpus milik Cak Nun, rombongan merapat ke sebuah ruangan yang dikenal dengan aula, tempat yang biasa digunakan untuk kajian Eyang bersama jamaah Maiyah. Dalam rungan tersebut seorang perempuan dan redaktur media Maiyah menyambut rombongan dengan memberikan beberapa pandangan dan ulasan mengenai Rumah Maiyah dan Cak Nun. Dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dari peserta rombongan.
Perwakilan PBSB UIN Bandung, Nidal Rabbani memperkenalkan rombongan sekaligus menyampaikan beberapa pertanyaan. Ia juga menyampaikan bahwa mahasiswa Prodi Tasawuf Psikoterapi menggunakan karya Cak Nun sebagai referensi primer dalam pembelajaran tasawuf.
"Kunjungan PBSB UIN Bandung ke Rumah Maiyah Cak Nun ini dalam rangka timbal balik sowan kami, setelah beliau mengisi acara kami di Bandung pada bulan November lalu. Sekaligus serangkaian dalam acara Rihlah yang merupakan Pogram Kerja CSSMoRA UIN Bandung," terang Ats Tsania Az Zahra, Pimred media ORASI.
Diskusi terus berlanjut dipimpin oleh Helmi dan Jamal selaku Redaktur Media Online Cak Nun, memaparkan bahwa di ruangan tersebut digunakan untuk diskusi dan bedah karya Cak Nun setiap tanggal 11 bersama jamaah Maiyah.  Selain itu, dua karya lain yang menjadi kajian di tempat tersebut adalah milik Syaikh Kamba dan Gus Fuad.  “Perpustakaan Eyang juga terbuka untuk masyarakat umum yang dibuka mulai jam 10.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Diskusi berakhir pada pukul 18.30 WIB dan rombongan murid Syaikh Kamba tersebut pamit untuk undur diri karena masih melanjutkan serangkaian acara yang telah direncanakan. Sebelum beranjak dari rumah Maiyah, mereka memberikan kenang-kenangan berupa plakat yang diberikan kepada Cak Nun yang diwakili oleh Helmi dan Jamal./Mas

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar