Kamis, 25 Oktober 2018

Mahasiswa CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga Ikuti 3ͬ ͩ BUAF di Palangka Raya


Dua mahasiswa CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga, In’amul Hasan dan Muhammad Mundzir berhasil ikut serta dalam kegiatan 3ͬ ͩ BUAF (Borneo Undergraduate Academic Forum) yang diadakan di IAIN Palangka Raya. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh PTKIN yang ada di Kalimantan (IAIN Palangka Raya, IAIN Pontianak, UIN Antasari Banjarmasin, dan IAIN Samarinda) secara bergantian.
Kegiatan yang berupa Konferensi Internasional dan presentasi paper ini berlangsung selama 3 hari, Rabu – Jum’at  (17-19/10). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Palangka Raya, Dr. Ibnu Elmi AS Pelu, SH, MH yang sekaligus menjadi nara sumber dalam kegiatan ini. Selain beliau juga dihadirkan tiga nara sumber lainnya, yaitu Tuan Jamiran Bin Salam (Pengarah IPG Kampus Batu Lintang, Serawak-Malaysia), Prof. H. Mujiburrahman, Ph.D (Rektor UIN Antasari, Banjarmasin), dan Dr. Zaenuddin Hadi Prasojo, S. Ag, MA (Rektor IAIN Pontianak).
Adapun peserta dalam kegiatan ini ialah seluruh mahasiswa se-Kalimantan dan se-Nasional yang abstraknya telah diterima melalui tahap seleksi sebelumnya. “Peserta dalam kegiatan ini mencapai 100 peserta, kegiatan ini lebih mengutamakan peserta yang berada di Kalimantan sehingga kebanyakan dari pesertanya ialah mahasiswa dari Kalimantan” tutur Hasan.
Mengenai persiapan dalam paper,  bahwa deadline abstrak sudah ditentukan tiga bulan yang lalu, dan peserta disuruh untuk mengirimkan full papernya dengan tenggang waktu satu bulan. “Alhamdulillah paperku sudah lama jadi, sehingga tidak bingung untuk nyelesainnya” ujar Mundzir, begitu juga dengan Hasan yang telah menyelesaikan papernya jauh hari.
Hasan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan suatu ajang untuk memperluas ilmu, menambah wawasan, serta dapat berkenalan dengan para akademisi dari PTKIN lainnya. Begitupun halnya dengan Mundzir, “Sangat senang dapat berkumpul dengan para peneliti dari PTKIN se-Indonesia, meskipun mereka lebih banyak belajar kepada UIN Sunan Kalijaga yang bisa dibilang mastrenya kepenulisan, hehe..” ungkapnya. Terakhir Mundzir menambahkan harapan kedepannya agar para peneliti mengangkat isu yang lebih aktual dan membahas secara mendalam. “Insya Allah tahun depan kegiatan ini akan digelar di Malaysia, semoga UIN Sunan Kalijaga dapat menjadi kontingen lagi” ujarnya.

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar