Wednesday, October 9, 2019

Berita Sarasehan 2019




Sempat Diundur, Sarasehan CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga tetap Diselenggarakan
Yogyakarta - CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melalui Badan Pengurus Hariannya menggelar Sarasehan yang bertemakan “Merajut Kenangan, Berbagi Pengalaman, Eratkan Persaudaraan”. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, acara ini menjadi program kerja tahunan. Sarasehan kali ini diadakan di  Aula Omah PMII yang berada di Gg. Puntodewo no. 164D, Jaranan, Kanoman, Kec. Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Sabtu, 05 Oktober 2019. Pada awalnya acara ini akan digelar di Teatrikal Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga, namun karena ada kendala teknis, acara diundur selama satu minggu.
Acara tersebut sejatinya dimulai pukul 08.00 WIB, namun karena kendala listrik padam acara ditunda hingga satu jam. Sarasehan dihadiri oleh berbagai angkatan aktif dan alumni. Acara ini juga turut dihadiri oleh Dr. H. M. Alfatih Suryadilaga, M.Ag. selaku Ketua Pengelola PBSB CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga. Teater Rebung dan Hiforya turut memeriahkan Sarasehan kali ini. Acara tersebut diakhiri oleh persembahan dari Teater Rebung  pukul 17.10 WIB.
Sebagaimana tema yang diusung oleh panitia, Sarasehan kali ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, dengan menitikberatkan acara untuk berbagi pengalaman dan  mempererat persaudaraan bersama alumni. “Tahun ini sedikit berbeda dengan Sarasehan 2018, karena Sarasehan tahun ini kembali ke konsep Sarasehan 2016 (Sarasehan pertama). Hal yang menonjol di Sarasehan 2019 adalah talk show bersama alumni, sebagai usaha memfokuskan acara ini untuk alumni.” tutur Ahmad Faruq Khakiki selaku Ketua Panitia Sarasehan saat diwawancarai oleh salah satu kru Sarung.
Meski sempat ditunda satu minggu karena permasalahn teknis, Sarasehan tetap mendapat antusias dari anggota CSSMoRA, aktif maupun pasif. Terbukti dengan alumni yang hadir terbilang cukup banyak. Mulai  dari  M. Tholib Khoiril Waro yang mewakili angkatan 2010 selaku alumni tertua yang menghadiri acara tersebut, Luqman Hakim yang mewakili angkatan 2014, dan beberapa orang dari angkatan 2015. Beberapa alumni menjadi pembicara pada sesi talk show di acara kemarin. Seluruh peserta Sarasehan sangat antusias dengan sesi talk show ini baik dari segi anggota aktif CSSMoRA maupun dari pihak alumni. “Mereka sungguh- sungguh dalam acara tersebut, bahkan ada yang rela meninggalkan kepentingan rapatnya di tempat lain.” ujar Febrian Candra Wijaya selaku moderator talk show kemarin.
Acara Sarasehan dari tahun ke tahun selalu memberi kesan untuk peserta yang menghadirinya. “Sarasehan ini cukup berkesan bagi saya, relasi antara kakak tingkat dan adik kelas terbangun secara tidak langsung. Tujuannya untuk menghilangkan sekat-sekat di antara keduanya dan juga mengukuhkan solidaritas di angkatan sendiri.” ujar Melala Septiana Gayo, salah satu peserta Sarasehan angkatan 2019. (Arung Lontara)*
*Mahasiswa Ilmu Hadis semester lima

Reactions:

0 comments:

Post a Comment