Pengikut

Kamis, 17 Desember 2020

Suara Kami



Suara itu...

Yaaa, itu adalah suara rintihan hati

Riuh mengharu suara pilu dari kami

Berharap adanya banyak simpati

Tetapi negeri tetap saja terbelenggu menjadi-jadi.

Cinta itu...

Yaaa, itu adalah cinta para pejuang

Melawan panasnya api menyerang

Demi kaum bebas dari pengekang

Hingga tak tau caranya kembali pulang.

Laluuu...

Akan kah suara dan cinta itu terdengar?

Bagaikan angin melayang-layang

Debu yang berlalu lalang

Embun pagi yang cepat penghilang

Hingga Ombak yang kencang menerjang.

 

Yaaa, itu adalah suara kami

Suara yang hanya didengar oleh telinga,

Dilihat oleh mata,

Namun Tidak dengan hati yang terbuka.

Wahai negeriku

Cepatlah pulih dari rasa sakit itu.

Oleh: Hasaroh

 

0 komentar:

Posting Komentar