Pengikut

Sabtu, 06 Maret 2021

Pendidikan sebagai Tolak Ukur Seorang Perempuan

 

Tidak sedikit orang beranggapan bahwa pendidikan tinggi-tinggi itu tidak perlu, apalagi bagi seorang perempuan. Untuk apa perempuan sekolah tinggi-tinggi? Toh nantinya juga di dapur kerjanya, ngurus anak dan suami. Perkataan seperti itu biasanya dikatakan oleh orang-orang terdahulu, bahkan mungkin orang-orang di sekelililng kita juga pernah mengatakannya. Pemikiran-pemikiran close minded seperti itu hanya akan menurunkan kualitas negara kita.

Negara Indonesia banyak memiliki perempuan cerdas dengan pendidikan tinggi bahkan sampai menjadi Doktor. Salah satunya yaitu Dr. Hj. Oki Setiana Dewi, S.Hum, M.Pd., yang mana pada tanggal 23 Oktober 2020 menyelesaikan Ujian Promosi Doktor di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Selain itu ia juga sebagai pendakwah, dan merupakan pimpinan Yayasan Maskanul Huffadz.

Hal tersebut membuktikan bahwa seorang perempuan pun dapat memiliki gelar tinggi, bahkan dapat memberi banyak manfaat pada banyak orang karena ilmu yang dimilikinya. Dan tidak hanya sebatas melayani suami, anak-anaknya lalu di dapur untuk sehari-harinya. Zaman sekarang, banyak perempuan dengan pendidikan tinggi yang sukses di bidangnya. Dengan begitu kita tidak perlu bingung untuk menjadi sukses juga seperti mereka, dengan meniru prosesnya untuk menjemput pintu sukses di kemudian hari.

Pandangan orang-orang terkait perempuan sekarang sepertinya mulai berubah, akan tetapi memang sedikit orang yang menyetujui perempuan menjadi “wanita  karir” karena gila bekerja. Masih banyak pula anggapan seorang lelaki yang berpikiran bahwa hanya laki-laki yang pantas mengenyam pendidikan tinggi dan bekerja. Padahal sejatinya, seorang perempuan juga manusia yang sadar akan pentingnya pendidikan. Tidak sedikit perempuan yang memiliki cita-cita tinggi dengan menyelesaikan pendidikannya dan sadar bahwa menuntut ilmu merupakan sebuah kewajiban.

Wajar apabila banyak orang beranggapan pendidikan tinggi bagi perempuan tidaklah penting, karena mungkin faktor satu dan lain hal yang menjadikan close minded seperti itu tertanam pada benak seseorang. Tersadar juga bahwa setiap zaman memiliki perbedaan dalam segala aspek kehidupannya. Kita sebagai generasi milenial, terutama bagi seorang perempuan harusnya dapat berfikir lebih baik dari pemikiran-pemikiran orang terdahulu.

 Sekarang sangat terlihat dengan jelas makna pentingnya pendidikan, karena apabila pendidikan kita rendah sudah dapat dipastikan akan mengalami kesusahan dalam banyak hal salah satunya dalam hal pekerjaan. Pasti akan ada perbedaan antar yang hanya lulusan sekolah dasar dan perguruan tinggi, walaupun ijazah bukan sebagai jaminan akan kesuksesan. Perlu disadari bahwa pendidikan sangat dibutuhkan bagi setiap perempuan karena akan memberikan banyak manfaat yang jauh lebih berharga dari sekadar formalitas, berikut beberapa alasan terkait pentingnya pendidikan bagi seorang perempuan yaitu :

Pertama, membentuk pola pikir yang kritis. Merupakan salah satu alasan utama pendidikan sangatlah penting, karena pola pikir seseorang akan terbentuk melalui pendidikan. Pola pikir yang baik akan membuat seorang perempuan dapat berfikir kritis terhadap sesuatu dari berbagai sudut pandang, sehingga mampu memutuskan segala sesuatu dengan pemikiran yang matang tanpa mudah terpengaruh oleh hal-hal yang negatif.

Kedua, wujud bakti kepada orang tua. Dikatakan seperti ini karena pendidikan juga dapat menjadi wujud bakti seseorang terhadap orang tuanya, salah satunya dengan membanggakan mereka. dapat membanggakan orang tua dengan berpendidikan tentu memberi kesempatan pada setiap perempuan untuk mengangkat derajat orang tua maupun keluarganya sehingga bisa menjadi penopang kehidupan orang tuanya dimasa depan.

Ketiga, sebagai bekal untuk mendidik anak-anaknya kelak. Menjadi seorang ibu di kemudian hari menuntut seorang perempuan untuk dapat mendidik anaknya dengan baik, apalagi seorang anak tentu akan mencontoh ibunya (yang menghabiskan waktu lebih banyak bersamanya daripada ayahnya). Disinilah pendidikan yang diperoleh wanita akan  menjadi sarana positif untuk dapat mendidik dan berkontribusi bagi tumbuh kembang anak-anaknya kelak.

Keempat, menjadi bukti bahwa perempuan adalah sosok yang hebat. Pendidikan yang dimiliki wanita akan mencerminkan bahwa wanita merupakan figur yang hebat, karena mampu berkontribusi bagi masa depan dunia dengan mendidik calon-calon generasi yang akan memimpin dunia kelak. Satu hal yang juga  harus diingat, pendidikan mampu memutus rantai kemiskinan banyak orang dan menjadi sarana untuk memiliki kehidupan yang lebih baik.

Dapat ditarik kesimpulan bahwa pendidikan bukanlah hal yang tidak penting bagi seorang perempuan, karena dengan pendidikan yang baik akan membawa dampak baik pula untuk masa depannya. Tentu tidak hanya untuk dirinya sendiri melainkan untuk banyak orang. Apalagi seorang perempuan akan menjadi seorang ibu untuk anak-anaknya kelak, yang mana tanpa limpahan ilmu darinya kemungkinan besar pertumbuhan anaknya kurang baik. Karena anak cerdas terlahir dari rahim seorang ibu yang cerdas juga. Tidak hanya dalam hal menjadi seorang ibu, pendidikan juga memiliki banyak manfaat dalam segala hal.

Penulis: Rifqoh Yuliantika, Mahasiswa Prodi Ilmu Hadis UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

1 komentar: